3 Kawasan dengan Harga Tanah Termahal di Jakarta

Menteng dikenal sebagai salah satu kawasan elite di Jakarta yang memiliki nilai properti tinggi. Deretan rumah mewah, lingkungan yang prestisius, serta lokasinya yang strategis membuat kawasan ini identik dengan hunian kelas atas. Namun, jika melihat harga tanah, ternyata ada kawasan lain yang nilainya jauh lebih tinggi.
Sudirman Central Business District (SCBD) menjadi salah satu kawasan dengan harga tanah termahal di Jakarta. Bahkan, nilai tanah di kawasan ini diperkirakan bisa mencapai Rp300 juta per meter persegi.
Tingginya harga tersebut tidak terlepas dari posisi SCBD sebagai pusat bisnis, aktivitas ekonomi yang padat, serta terbatasnya ketersediaan lahan. Selain SCBD, kawasan Sudirman dan Menteng juga masuk dalam jajaran wilayah dengan nilai tanah tinggi di ibu kota.
3 Kawasan dengan Harga Tanah Termahal di Jakarta
Berdasarkan informasi pasar properti dari Leads Property Services Indonesia, berikut tiga kawasan di Jakarta yang memiliki estimasi harga tanah tinggi.
1. SCBD: Harga Tanah Mencapai Rp300 Juta per Meter Persegi
SCBD menempati posisi teratas sebagai kawasan dengan harga tanah termahal di Jakarta. Berdasarkan keterangan Head of Research & Consultancy PT Leads Property Services Indonesia, Martin Hutapea, pada September 2026, harga tanah di kawasan ini dapat mencapai sekitar Rp300 juta per meter persegi.
Nilai tersebut tidak terlepas dari karakter SCBD sebagai kawasan bisnis premium. Berbagai gedung perkantoran, hotel berbintang, pusat perbelanjaan, hingga apartemen berada dalam satu kawasan yang terintegrasi.
Tingginya aktivitas komersial turut menciptakan permintaan terhadap properti di wilayah ini. Di sisi lain, ketersediaan lahan yang semakin terbatas membuat tanah di SCBD memiliki nilai yang sangat tinggi.
Bahkan, transaksi jual beli lahan di kawasan ini relatif jarang terjadi karena terbatasnya pasokan dan tingginya nilai properti.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Apartemen Dekat MRT Cipete, Lokasi Strategis!
2. Sudirman: Harga Tanah Berkisar Rp180–200 Juta per Meter Persegi
Selain SCBD, kawasan Sudirman juga memiliki nilai tanah yang sangat tinggi. Berada di pusat aktivitas ekonomi Jakarta, wilayah ini menjadi lokasi berbagai gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, dan fasilitas komersial lainnya.
Menurut estimasi pasar yang disampaikan Martin Hutapea dalam media briefing Leads Property pada Juni 2026, harga tanah di kawasan Sudirman berada di kisaran Rp180 juta hingga Rp200 juta per meter persegi.
Akses transportasi menjadi salah satu keunggulan kawasan ini. Sudirman terhubung dengan berbagai moda transportasi publik, seperti MRT, KRL Commuter Line, TransJakarta, dan LRT di sejumlah titik.
Kemudahan akses tersebut mendukung mobilitas pekerja maupun aktivitas bisnis. Tidak heran jika kawasan Sudirman tetap menjadi salah satu lokasi strategis bagi perusahaan dan investor properti.
3. Menteng: Harga Tanah Mencapai Rp100 Juta per Meter Persegi
Menteng sudah lama dikenal sebagai kawasan hunian premium di Jakarta Pusat. Wilayah ini memiliki karakter lingkungan yang berbeda dibandingkan kawasan bisnis seperti SCBD dan Sudirman.
Selain dikenal dengan rumah-rumah besar dan arsitektur yang khas, Menteng juga memiliki akses strategis menuju berbagai pusat aktivitas di Jakarta.
Berdasarkan estimasi pasar Leads Property Services Indonesia yang disampaikan pada Juni 2026, harga tanah di Menteng berada di kisaran Rp70 juta hingga Rp100 juta per meter persegi.
Meski nilainya masih berada di bawah SCBD dan Sudirman, Menteng tetap menjadi salah satu kawasan hunian dengan harga tanah tinggi di Jakarta. Lokasi yang strategis, lingkungan permukiman yang prestisius, serta terbatasnya lahan menjadi beberapa faktor yang mendukung nilai propertinya.
Baca Juga: Apa Itu KDB? Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghitungnya
Apa yang Membuat Harga Tanah di Jakarta Begitu Tinggi?
Harga tanah di Jakarta dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Tidak hanya lokasi, nilai sebuah lahan juga berkaitan dengan aktivitas ekonomi, aksesibilitas, ketersediaan lahan, dan potensi pengembangan kawasan.
Di kawasan pusat bisnis seperti SCBD dan Sudirman, tingginya kebutuhan lahan untuk kegiatan komersial menjadi salah satu pendorong utama harga properti. Sementara itu, di kawasan hunian premium seperti Menteng, faktor lingkungan, akses, dan keterbatasan lahan turut memengaruhi nilai jualnya.
Karena itu, calon pembeli perlu mempertimbangkan tujuan pembelian sebelum menentukan lokasi. Tanah untuk kebutuhan komersial tentu memiliki pertimbangan berbeda dengan tanah yang ditujukan untuk membangun rumah atau investasi jangka panjang.
Baca Juga: Apa Itu APHT? Pengertian, Syarat, Proses, dan Biaya
Temukan Tanah dan Rumah di Jakarta Bersama REMAX
Mencari tanah atau rumah di Jakarta kini bisa dilakukan dengan lebih mudah melalui REMAX Indonesia. Tersedia berbagai pilihan properti di sejumlah kawasan Jakarta yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
Baik untuk membeli rumah sebagai tempat tinggal maupun mencari tanah sebagai aset investasi, Anda dapat menjelajahi berbagai listing properti melalui remax.co.id. Temukan informasi harga tanah dan rumah di Jakarta, lalu hubungi agen REMAX untuk mendapatkan bantuan dalam menemukan properti yang tepat.





