REMAX Indonesia

PT MRT Jakarta Rencanakan Bangun Apartemen di Blok M, Sasar Milenial dan Gen Z

Intan DwiyantiDiperbaharui 24 Sep 2026, 18.01 WIB
Share
apartemen dekat mrt blok M
Caption untuk gambar artikel

Harga properti di Jakarta yang terus meningkat membuat hunian di kawasan strategis semakin sulit dijangkau, khususnya bagi generasi muda. Namun, rencana pengembangan kawasan Blok M oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) membawa peluang baru bagi milenial dan Gen Z yang ingin tinggal di kawasan premium dengan akses transportasi publik.


Salah satu rencana yang tengah dikembangkan adalah apartemen di Blok M yang menyasar masyarakat dengan penghasilan tertentu, khususnya mereka yang memiliki pendapatan cukup baik tetapi belum mampu membeli apartemen dengan harga tinggi di Jakarta.


Rencana tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Blok M, yang nantinya tidak hanya mencakup hunian, tetapi juga hotel, area komersial, serta revitalisasi Terminal Blok M.


Rencana Apartemen di Blok M untuk Milenial dan Gen Z


PT MRT Jakarta berencana menyediakan hunian yang menyasar masyarakat berpenghasilan tertentu atau MBT. Segmen ini berbeda dengan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memiliki skema hunian terjangkau tersendiri dari pemerintah.


Menurut TOD Planning Department Head MRT Jakarta, Sagita Devi, rencana tersebut ditujukan bagi generasi muda yang secara pendapatan sudah cukup baik, tetapi masih menghadapi keterbatasan untuk membeli apartemen di kawasan Jakarta dengan harga tinggi.


Dengan demikian, apartemen di Blok M yang direncanakan tidak secara khusus menyasar segmen menengah atas. Pengembangan ini justru diarahkan untuk membuka pilihan hunian bagi milenial dan Gen Z yang ingin tinggal di kawasan dengan akses transportasi publik dan berbagai fasilitas perkotaan.


Baca Juga: 7 Rekomendasi Apartemen Dekat GBK, Intip Fasilitasnya!


Pengembangan Blok M Mengusung Konsep TOD


Rencana apartemen tersebut tidak berdiri sendiri. Hunian akan menjadi bagian dari pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Blok M.


Konsep TOD mengintegrasikan kawasan hunian, transportasi publik, ruang komersial, dan fasilitas pendukung dalam satu kawasan. MRT Jakarta sendiri telah memiliki penugasan dalam pengembangan sejumlah kawasan berorientasi transit, termasuk Blok M-Sisingamangaraja.


Pengembangan kawasan seperti ini dapat membuat aktivitas sehari-hari lebih terhubung dengan transportasi publik. Bagi masyarakat yang bekerja atau beraktivitas di Jakarta, keberadaan hunian yang terintegrasi dengan transportasi menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan ketika mencari properti.


Terminal Blok M Akan Direvitalisasi


Selain rencana pembangunan apartemen, MRT Jakarta juga berencana melakukan revitalisasi Terminal Blok M.


Pengembangan tersebut diarahkan untuk menciptakan kawasan transportasi yang lebih modern, terintegrasi, dan ramah bagi pejalan kaki. Kawasan Terminal Blok M juga akan dikembangkan dengan konsep mixed-use, yang menggabungkan beberapa fungsi dalam satu area.


Rencananya, fungsi yang dikembangkan mencakup:


  • Apartemen
  • Hotel
  • Area komersial
  • Fasilitas transportasi
  • Ruang yang mendukung aktivitas pejalan kaki


MRT Jakarta sebelumnya telah melakukan revitalisasi di kawasan Terminal dan Mal Blok M. Pada 2025, MRT Jakarta juga menyebut kawasan tersebut sebagai bagian dari pengembangan dan pengelolaan kawasan Blok M, termasuk fasilitas untuk mendukung kegiatan UMKM.


Pada 2026, kawasan Blok M Hub juga dikembangkan sebagai kawasan TOD yang mengintegrasikan transportasi publik dengan aktivitas ekonomi dan layanan digital.


Baca Juga: 10 Rekomendasi Apartemen Dekat MRT Fatmawati, Lokasi Strategis!


Mengoptimalkan Aset untuk Pengembangan Kawasan


Pengembangan properti di kawasan MRT Jakarta memiliki karakteristik yang berbeda dengan operator transportasi yang memiliki cadangan lahan dalam jumlah besar.


MRT Jakarta menyatakan bahwa pengembangan TOD dari sisi properti dilakukan dengan mengoptimalkan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan di sekitar jaringan MRT.


Dalam laporan tahunannya, MRT Jakarta juga mencatat adanya pengembangan mixed-use di lahan Terminal Blok M sebagai salah satu proyek kawasan berorientasi transit.


Artinya, pengembangan Blok M tidak hanya berfokus pada pembangunan satu jenis properti, tetapi diarahkan untuk membentuk kawasan yang memiliki berbagai fungsi dan aktivitas.


Apa Artinya bagi Pasar Properti Blok M?


Rencana pengembangan apartemen dan kawasan TOD dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh calon pembeli maupun pemilik properti di sekitar Blok M.


Kawasan yang terintegrasi dengan transportasi publik dan memiliki fasilitas komersial, hunian, serta ruang publik dapat memberikan pilihan yang lebih beragam bagi masyarakat yang mencari properti di Jakarta.


Bagi calon pembeli, perkembangan kawasan juga dapat menjadi pertimbangan ketika memilih lokasi apartemen, terutama jika mobilitas sehari-hari banyak menggunakan transportasi umum.


Sementara bagi pemilik apartemen atau properti di kawasan Blok M, perkembangan infrastruktur dan kawasan dapat menjadi informasi penting dalam mempertimbangkan strategi jual apartemen maupun investasi properti.


Baca Juga: Lahan Perumahan Masuk Peta LSD, Apa Solusinya?


Cari Apartemen untuk Dibeli atau Dijual di Jakarta?


Rencana pengembangan kawasan Blok M menunjukkan bagaimana akses transportasi dan pengembangan kawasan dapat menjadi bagian penting dari pasar properti Jakarta. Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan lokasi, harga, fasilitas, legalitas, kondisi unit, hingga kebutuhan pribadi sebelum melakukan transaksi.


Jika Anda sedang mencari apartemen untuk dibeli atau ingin jual apartemen, Anda dapat memanfaatkan layanan agen properti REMAX untuk mendapatkan informasi dan pendampingan dalam proses jual beli properti.


Temukan pilihan apartemen dan properti lainnya melalui REMAX Indonesia, atau hubungi agen REMAX untuk membantu Anda menemukan properti yang sesuai dengan kebutuhan dan rencana Anda.


Komentar

Belum ada komentar
logo remax baloon