REMAX Indonesia

14 Jenis Apartemen, Pilih yang Cocok untuk Anda

Intan DwiyantiDiperbaharui 01 Oct 2026, 10.35 WIB
Share
14 Jenis Apartemen, Pilih yang Cocok untuk Anda
Caption untuk gambar artikel

Memilih apartemen tidak hanya soal lokasi dan harga. Tipe unit, luas ruangan, jumlah kamar, hingga desain dan fungsi hunian juga perlu dipertimbangkan agar sesuai dengan kebutuhan. Karena itu, memahami jenis apartemen dapat membantu calon pembeli menentukan pilihan dengan lebih tepat.


Apartemen menjadi salah satu pilihan hunian yang banyak diminati, terutama di kota besar dengan keterbatasan lahan. Dibandingkan rumah tapak, hunian vertikal menawarkan beragam pilihan unit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penghuni, mulai dari unit studio hingga apartemen dengan beberapa kamar tidur.


Lantas, apa saja tipe apartemen yang umum ditemukan di Indonesia? Simak penjelasan berikut.


Jenis Apartemen Berdasarkan Jumlah Kamar


Salah satu cara paling mudah membedakan apartemen adalah berdasarkan jumlah kamar tidur. Setiap tipe memiliki karakteristik dan luas yang berbeda sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. 


1. Apartemen Studio


Apartemen studio merupakan unit dengan konsep ruang terbuka atau open plan. Area tidur, ruang keluarga, dan dapur umumnya berada dalam satu ruangan tanpa sekat permanen, sementara kamar mandi berada di ruang terpisah.


Karena ukurannya relatif ringkas, unit studio banyak menjadi pilihan bagi mahasiswa, pekerja profesional, maupun penghuni yang tinggal sendiri. Beberapa unit studio di Indonesia memiliki luas sekitar 20-an meter persegi.


Kelebihan utamanya adalah penggunaan ruang yang efisien sehingga kebutuhan perawatan dan penataan furnitur juga cenderung lebih sederhana.

2. Apartemen 1 BR


Apartemen 1 BR atau one bedroom memiliki satu kamar tidur yang terpisah dari ruang keluarga dan dapur. Inilah salah satu perbedaan utamanya dengan unit studio.

Dengan area tidur yang memiliki ruang sendiri, tipe ini memberikan privasi lebih baik. Luasnya pun umumnya lebih besar dibandingkan studio sehingga masih nyaman untuk dihuni sendiri maupun oleh pasangan.


Bagi calon penghuni yang menginginkan ruang tidur terpisah tetapi belum membutuhkan banyak kamar, tipe 1 BR dapat menjadi salah satu pertimbangan.


3. Apartemen 2 BR


Apartemen 2 BR terdiri dari dua kamar tidur, ruang keluarga, dapur, serta kamar mandi. Tata ruangnya lebih menyerupai rumah tapak sehingga cocok untuk pasangan atau keluarga kecil.


Luas unit 2 BR cukup beragam, tergantung proyek dan kelas apartemennya. Selain digunakan sebagai tempat tinggal, kamar tambahan juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang kerja atau kamar tamu. 


4. Apartemen 3 BR


Jika membutuhkan lebih banyak ruang, apartemen 3 BR menawarkan tiga kamar tidur. Unit ini umumnya memiliki luas yang lebih besar dibandingkan tipe studio, 1 BR, maupun 2 BR.


Tipe 3 BR dapat menjadi pilihan bagi keluarga dengan anggota lebih banyak yang membutuhkan kamar secara terpisah. Beberapa apartemen premium bahkan menawarkan unit dengan luas yang sangat besar dan dilengkapi fasilitas tambahan.


Baca Juga: 8 Rekomendasi Apartemen Dekat MRT, Mobilitas Jadi Lebih Cepat


Jenis Apartemen Berdasarkan Konsep dan Desain


Selain jumlah kamar, jenis apartemen juga dapat dibedakan berdasarkan desain dan konsep ruangnya. Beberapa tipe dirancang dengan karakteristik khusus untuk memenuhi kebutuhan penghuni tertentu.


5. Apartemen Loft


Apartemen loft memiliki ciri khas berupa ruang terbuka, plafon tinggi, serta desain yang memberikan kesan lapang. Pada beberapa unit, terdapat area tambahan seperti mezzanine yang dapat digunakan sebagai kamar tidur atau ruang lainnya.


Konsep loft awalnya banyak diterapkan pada bangunan bekas industri atau komersial yang dialihfungsikan menjadi hunian. Saat ini, desain serupa juga dapat ditemukan pada sejumlah proyek apartemen modern di Indonesia.


Karakteristik industrial seperti dinding ekspos, material kayu, logam, dan minimnya sekat juga sering menjadi bagian dari desain loft.


6. Apartemen SOHO


SOHO merupakan singkatan dari Small Office Home Office. Sesuai namanya, unit ini dirancang untuk menggabungkan fungsi tempat tinggal dan ruang kerja.

SOHO umumnya memiliki dua lantai dalam satu unit. Area bawah dapat digunakan sebagai kantor atau ruang usaha, sedangkan lantai atas dimanfaatkan sebagai area hunian.


Tipe ini dapat dipertimbangkan oleh pengusaha, profesional, atau pekerja yang membutuhkan ruang kerja sekaligus tempat tinggal dalam satu lokasi.


7. Apartemen Studio Alcove


Studio alcove memiliki konsep dasar seperti studio, tetapi dilengkapi area sudut atau ceruk yang biasanya digunakan sebagai ruang tidur.


Bagian tersebut dapat dibentuk menggunakan dinding atau partisi berbentuk L sehingga area tidur terasa lebih terpisah dari ruang utama. Dengan begitu, penghuni tetap

mendapatkan konsep ruang terbuka tanpa kehilangan batas antara area tidur dan area lainnya.


8. Apartemen Convertible


Apartemen convertible memiliki ruang yang cukup fleksibel sehingga penghuni dapat menambahkan partisi untuk menciptakan area kamar tidur terpisah.

Konsep ini memberikan keleluasaan dalam mengatur tata ruang. Ketika membutuhkan ruang yang lebih terbuka, partisi dapat diminimalkan atau disesuaikan kembali dengan kebutuhan penghuni.


Baca Juga: 10 Apartemen dekat ICE BSD, Nyaman dan Strategis


Jenis Apartemen Berdasarkan Bentuk Hunian


Ada pula jenis apartemen yang dikategorikan berdasarkan konfigurasi unit dalam satu bangunan.


9. Apartemen Duplex


Apartemen duplex memiliki dua tingkat ruang dalam satu hunian. Area pada lantai yang berbeda tetap menjadi bagian dari satu unit sehingga memberikan pengalaman tinggal yang menyerupai rumah bertingkat.


Konsep ini biasanya memberikan pemisahan fungsi ruang yang lebih jelas, misalnya area aktivitas di lantai bawah dan kamar tidur di lantai atas.


10. Apartemen Triplex dan Fourplex


Triplex dan fourplex merupakan konsep hunian bertingkat dengan konfigurasi masing-masing tiga dan empat bagian hunian dalam satu struktur.

Tipe ini relatif tidak umum ditemukan pada proyek apartemen di Indonesia. Namun, konsepnya dapat dijumpai dalam bentuk hunian vertikal tertentu di sejumlah negara.


11. Apartemen Garden


Apartemen garden mengacu pada hunian yang memiliki akses atau kedekatan langsung dengan area taman maupun ruang terbuka hijau, terutama pada lantai dasar.

Konsep ini memberikan pengalaman hunian yang lebih dekat dengan area outdoor. Namun, istilah garden apartment juga dapat digunakan untuk menggambarkan kompleks hunian yang memiliki taman luas sebagai bagian dari lingkungan apartemen.


Jenis Apartemen Berdasarkan Ketinggian Gedung


Selain berdasarkan unit dan desain, klasifikasi jenis apartemen juga dapat dilihat dari jumlah lantai bangunannya.


12. Low Rise Apartment


Low rise apartment merupakan bangunan apartemen dengan jumlah lantai yang relatif rendah. Umumnya, bangunan ini terdiri dari sekitar satu hingga empat lantai.

Karena jumlah lantainya terbatas, beberapa bangunan low rise tidak menggunakan lift. Konsepnya dapat memberikan suasana hunian yang lebih sederhana dan tidak terlalu padat.


13. Mid Rise Apartment


Mid rise apartment memiliki jumlah lantai yang lebih tinggi dibandingkan low rise. Umumnya, bangunan berada pada kisaran lima hingga 11 lantai dan dilengkapi fasilitas lift untuk menunjang mobilitas penghuni.


14. High Rise Apartment


High rise apartment merupakan bangunan hunian vertikal dengan jumlah lantai yang lebih banyak, umumnya 12 lantai atau lebih.


Apartemen jenis ini banyak ditemukan di kawasan perkotaan karena mampu menyediakan lebih banyak unit dalam lahan yang relatif terbatas. Bangunan high rise biasanya memiliki lebih dari satu lift, tergantung skala dan jumlah penghuni.


Bagaimana Memilih Tipe Apartemen yang Tepat?


Setelah mengetahui berbagai tipe apartemen, jangan hanya memilih berdasarkan tampilan unit. Pertimbangkan beberapa hal berikut:


  • Jumlah penghuni: Tentukan berapa orang yang akan tinggal di dalam unit.
  • Kebutuhan ruang: Jika membutuhkan kamar terpisah, unit 1 BR, 2 BR, atau 3 BR dapat dipertimbangkan.
  • Aktivitas sehari-hari: Pekerja yang membutuhkan ruang kerja mungkin lebih cocok mempertimbangkan SOHO.
  • Anggaran: Sesuaikan harga unit dengan kemampuan finansial, termasuk biaya IPL, parkir, dan biaya lainnya.
  • Lokasi: Pertimbangkan jarak apartemen dengan kantor, sekolah, pusat perbelanjaan, transportasi umum, dan fasilitas penting lainnya.
  • Fasilitas: Periksa fasilitas gedung seperti keamanan, area parkir, kolam renang, gym, ruang terbuka, serta akses transportasi.
  • Potensi investasi: Jika apartemen dibeli sebagai investasi, perhatikan permintaan sewa dan perkembangan kawasan di sekitarnya.


Pilih Apartemen Sesuai Kebutuhan Anda


Memahami jenis apartemen akan memudahkan proses pencarian hunian karena setiap tipe memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Studio dapat menjadi pilihan untuk penghuni yang mengutamakan efisiensi ruang, sedangkan tipe 2 BR atau 3 BR dapat dipertimbangkan oleh keluarga yang membutuhkan lebih banyak kamar.


Jika Anda sedang mencari apartemen untuk tempat tinggal maupun investasi, REMAX dapat membantu menemukan properti yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Bagi Anda yang sedang mencari apartemen di Jakarta Selatan, apartemen di Jakarta Barat maupun Apartemen di Tangerang dan berbagai daerah lainnya bisa langsung jelajahi pilihan apartemen yang tersedia dan temukan properti yang tepat bersama agen REMAX



Komentar

Belum ada komentar
logo remax baloon